Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2015

Tengah Malam, 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Bekasi Timur

Jakarta - Tiga kendaraan terlibat kecelakaan di Tol Bekasi Barat arah Cikarang tengah malam tadi. Belum diketahui data lebih lengkap terkait kecelakaan tersebut.

"Iya betul (ada kecelakaan), sekitar pukul 00.24 WIB. Meski begitu, kami belum mendapat data-data terkait kecelakaan tersebut," kata petugas piket Jasa Marga, saat dihubungi, Minggu (1/3/2015). 

Kecelakaan berada di lajur paling kanan KM 18 arah Cikarang. Pukul 02.50 WIB petugas telah selesai melakukan penanganan dan lalu lintas dilaporkan ramai lancar. 

"Tadi pas kejadian sempat macet 1 km, cuma sekarang sudah lancar," jelasnya. 

Selain itu, kecelakaan juga terjadi di Tol Jagorawi KM 33 arah Jakarta, sekitar pukul 01.00 WIB. Kendaraan yang terlibat kecelakaan yaitu Carry Pick Up dan Nissan Evalia.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Editor     : Rina Atriana
Sumber  : Detik

Harga Premium di Jawa dan Bali Naik Menjadi Rp 6.800 Per Liter


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga premium nonsubsidi di wilayah Jawa dan Bali sebesar Rp 200 per liter. Mulai 1 Maret 2015 pukul 00.00 WIB, harga premium ditetapkan menjadi Rp 6.900 per liter.
Wakil Presiden Komunikasi Pertamina Ali Mundakir di Jakarta, Sabtu (28/2/2015), mengatakan harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya Rp 6.700 per liter.

"Pertamina menetapkan harga baru BBM jenis premium di Jawa-Bali dari semula Rp 6.700 menjadi Rp 6.900 per liter mulai 1 Maret 2015 pukul 00.00 WIB," ujarnya.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, premium tidak lagi disubsidi. Penetapannya dibagi menjadi dua, yakni oleh pemerintah untuk premium penugasan di luar Jawa-Bali, dan Pertamina untuk premium umum di Jawa-Bali.
Sementara, solar dan minyak tanah tetap barang subsidi yang harganya ditetapkan pemerintah.
Kenaikan harga premium kali ini disebabkan kenaikan harga minyak di pasar Singapura (MOPS) sepanjang Februari 2015.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga menaikkan harga premium penugasan di luar Jawa, Madura, dan Bali Rp 200 per liter. 

Siaran pers Kementrian ESDM di Jakarta, Sabtu, menyebutkan harga premium penugasan di luar Jawa, Madura, dan Bali yang per 1 Februari 2015 ditetapkan sebesar Rp 6.600, naik menjadi Rp 6.800 per liter mulai 1 Maret 2015.
"Sementara, harga BBM jenis lainnya yakni minyak tanah dan solar bersubsidi diputuskan tetap," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM Saleh Abdurrahman.
Dengan demikian, menurut dia, harga minyak tanah dan solar subsidi masing-masing tetap Rp 2.500 dan Rp 6.400 per liter.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Editor: Tri Wahono
SumberKompas

Sabtu, 28 Februari 2015

Tokoh Oposisi Rusia Ditembak Saat Bersama Perempuan Ukraina


MOSKWA, KOMPAS.com — Tokoh oposisi di Rusia, Boris Nemtsov, ditembak mati di dekat Kremlin, Moskwa. Nemtsov ditembak sebanyak empat kali dari belakang.

Nemtsov merupakan politisi yang juga mantan wakil perdana menteri yang sering mengkritik kebijakan Presiden Vladimir Putin. 

Saat ditembak, Nemtsov sedang berjalan di jembatan Sungai Moskwa. Ketika itu, ia bersama teman perempuannya yang berkewarganegaraan Ukraina, demikian menurut kesaksian seorang anggota polisi di sekitar lokasi.

Meski menjadi tokoh yang berseberangan dengan dirinya, Putin mengutuk pembunuhan tersebut. Putin justru menyebut pembunuhan itu terencana dan ada provokasi dari protes yang selama ini terjadi di Moskwa.

Kepolisian setempat langsung menutup jembatan Moskwa tempat terjadinya peristiwa. Polisi juga langsung menutup jalan menuju Kremlin dan Lapangan Merah. Seketika itu, mobil ambulans terlihat di lokasi.

Menurut aparat kepolisian, Nemtsov ditembak saat ada mobil berwarna putih yang melewati. Saat ini, saksi perempuan yang ketika itu bersama Nemtsov tengah dimintai keterangannya.

Sementara itu, rekan Nemtsov yang juga dari oposisi, Mikhail Kasyanov, mengatakan, penembakan dekat Kremlin itu tidak wajar. "Ini di luar apa yang kita bayangkan, ditembak dekat tembok Kremlin. Hanya ada satu kemungkinannya. Dia ditembak karena berbicara jujur."

Adapun Kasyanov sebelumnya menjabat sebagai Perdana Menteri Rusia. Ia pun menyebut Nemtsov sebagai "pejuang kejujuran".

Nemtsov selama ini selalu memprotes kebijakan Rusia terhadap Ukraina. Ia pun menggelar beberapa kali protes dan unjuk rasa yang menentang perang di Ukraina yang pemberontaknya didukung oleh Rusia.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Editor: Fidel Ali Permana
SumberKompas